Connect with us

Pemerintahan

2 Staf Meninggal Dunia, Aktifitas di Gedung DPRD Kota Batu Dihentikan 2 Minggu

Diterbitkan

||

2 Staf Meninggal Dunia, Aktifitas di Gedung DPRD Kota Batu Dihentikan 2 Minggu

Memontum Kota Batu – Meninggalnya dua ASN dalam satu kantor di bagian keuangan Sekwan DPRD Kota Batu sempat membuat panik para staf. Hal tersebut tentu menimbulkan tanda tanya pada semua pihak.

Perlu diketahui bahwa DPRD Kota Batu tengah berduka. Sebab pada kurun waktu empat hari, ASN nya dinyatakan dua orang meninggal dunia. Dan dari informasi yang didapat memontum.com staf bagian keuangan meninggal karena positif Covid -19 berinisial HS.

Hal tersebut saat dikonfirmasi kepada juru bicara gugus tugas covid -19, M Chori membenarkan adanya ASN yang meninggal dunia akibat covid -19.

” Iya benar, ada dua ASN di Sekwan yang meninggal dunia. Namun dari hasil pendeteksian baru satu yang memang positif terkonfirmasi covid -19, dengan inisial HS. Sedangkan inisial Y hasil swabnya belum keluar,” jelas M Chori.

Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Batu bahwa ASN tersebut tidak tinggal di Kota Batu. Melainkan diluar kota. Jadi tidak masuk data di gugus tugas covid -19 Kota Batu tambah Chori.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi saat dihubungi via ponselnya, membenarkan. ASN yang meninggal dunia ini, dari bagian keuangan ada dua orang. Yakni Kabag Keuangan berinisial Y dan stafnya berinisial HS.

” Ya, kemarin ada ASN kami yang meninggal dunia. Semuanya dari bagian keuangan. Satu Kabag dan staf. Sesuai yang saya ketahui keduanya beberapa kali tidak masuk dengan keterangan sakit. Karena diketahui memiliki riwayat penyakit bawaan (ada tifus, jantung, diabetes serta yang lain.red) dan saya belum dapat informasi kalau yang staf terkonfirmasi covid,” ujar Asmadi.

“Selain itu, guna memutus penyebaran covid, pada hari Jum’at 24 Juli, kami liburkan seluruh aktivitas. Pada Senin 27 Juli, saya liburkan sampai dengan dua minggu kedepan. Hanya hal -hal yang penting saja mereka tetap masuk. Selain itu dilakukan Rapid Tes anti gen serta penyemprotan disinfektan menyeluruh. Semoga hasilnya negatif semua,” harapnya. (bir/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler