SEKITAR KITA
Taman Rekreasi Selecta Wacanakan Tutup… Buntut Reaksi Pandemi dan Penyekatan Selama Lebaran

Memontum Kota Batu – Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu, mengambil langkah tegas mensikapi dampak pandemi Covid-19. Terakhir, kabar larangan mudik dan penyekatan, membuat pihak manejemen tempat rekreasi yang sangat legendaris di Kota Batu, akan menutup operasi.
Namun, penutupan yang nantinya dilakukan, bukan untuk selama-lamanya. Melainkan, penutupan sementara saat masa Lebaran atau larangan mudik yang berujung penyekatan wilayah.
Baca juga:
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
Direktur Taman Rekreasi Selecta, Sujud Hariadi, menuturkan bahwa selama ini (pandemi, red) pihaknya sudah keteteran menutup biaya operasional wisata Selecta. Disebutkan, keuangan Selecta juga sudah terkuras untuk dapat tetap eksis.
“Pendapatan pada akhir akhir ini sama sekali tidak bisa menutup biaya operasional. Jadi, kerugian sudah sangat jelas, terlebih di Ramadhan ini. Pandemi dan kebijakan yang ada, kian menambah turun jumlah kunjungan,” tuturnya.
Dikatakan Sujud, pihaknya hanya bisa defensif untuk dapat mempertahankan operasional Selecta dalam kondisi pandemi. Bahkan, tidak akan ofensif atau membuat strategi baru sebagai penunjang wisata pada libur lebaran 2021.
“Sementara kita, tetap melakukan perawatan. Jadi, misalnya bunga sudah diganti baru. Kemudian, kebersihan dan yang lainnya, juga tetap berjalan. Jadi kita gak ada yang baru, tapi dari wahana yang sudah ada, kita utamakan perawatannya,” bebernya.
Menurutnya, pihaknya akan mempertimbangkan operasional Selecta, pada masa larangan mudik dan pembatasan mobilitas masyarakat di libur lebaran 2021 ini.
“Jadi kalau peraturannya kita menganggap tidak masuk akal bagi kami, ya tutup saja. Kita akan mempertimbangkan situasinya. Nanti H-1 hingga H-2, pasti akan kelihatan kunjungannya. Kalau sepi, maka kita tutup saja, biar karyawan bisa sholat Ied (Idul Fitri). Dari pada tekor lebih baik buat lebaran,” ujarnya menerangkan rencana penutupan sementara.
Kalau peraturannya terlalu ketat, kata Sujud, seperti aglomerasi terlalu ketat dan penyekatan terlalu ketat, maka kita memilih tutup sementara. Sambil, nantinya menunggu hingga 17 Mei 2021.(bir/sit)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















