Kota Batu
Paguyuban Pedagang Pasar Buah Kota Batu Gelar Halal Bihalal sebagai Tradisi Tahunan

Memontum Kota Batu – Merayakan lebaran bagi kebanyakan masyarakat Indonesia merupakan suatu tradisi yang masih kental dan sepertinya wajib dilakukan. Baik itu antar keluarga dekat, teman hingga komunitas. Mereka mengistilahkan dengan tradisi halal bihalal atau berkumpul untuk saling bermaaf-maafan. Seperti yang dilakukan oleh paguyuban pedagang Pasar Buah Kota Batu.
Selain itu, Paguyuban Pedagang Pasar Buah Kota Batu, juga mengundang Paguyuban Pedagang Pasar Sayur Kota Batu, kuli panggul dan paguyuban sopir angkutan barang. Tampak juga dihadiri dari Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan ( Diskoumdag) Kota Batu.
Ketua Panitia Halal Bihalal, Minuk Deni, menyampaikan bahwa acara ini merupakan kebiasaan yang selalu dilakukan untuk merayakan Idul Fitri. “Kami bersama anggota paguyuban pedagang pasar buah selalu menggelar acara Halal Bihalal setiap tahun dan untuk biayanya, kita patungan agar tidak memberatkan salah satu pihak. Pada peringatan hari besar lainnya, seperti HUT Republik Indonesia pun kita juga merayakan,” ujarnya, Selasa (17/05/2022) di Arum Sari Kota Batu.
Baca juga :
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Buah Kota Batu, M Ilyas, mengatakan tujuan digelarnya acara halal bihalal merupakan silaturahmi untuk mempererat persaudaraan serta keguyuban antar pedagang dengan sektor pendukung lainnya. “Selain dihadiri anggota paguyuban, hari ini kita juga mengundang Paguyuban Pedagang Pasar Sayur Kota Batu, kuli panggul dan paguyuban sopir angkutan barang yang keseharian mencari rejeki dilingkungan pasar buah,” ujarnya.
Menurut Ilyas, meskipun kondisi pasar masih lesu akan tetapi anggotanya masih memiliki optimisme bahwa perekonomian pasar buah bisa bangkit lagi seperti pada tahun 1990- an yaitu masa keemasan Buah Apel. Saat ini, pedagang yang aktif ada sekitar 50 pedagang dari 150 pemilik SK, sedangkan jumlah bedak ada 371 bedak termasuk penjual makanan. (bir/gie)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















