Kota Batu
Sesepuh Paguyuban Pramuwisata Songgoriti Kota Batu Respon Dingin Rencana Pemanfaatan Aplikasi Villa

Memontum Kota Batu – Wacana atau skema pemanfaatan aplikasi villa untuk penyedia jasa pemesanan villa di Songgoriti Kota Batu, menuai respon dingin Sesepuh Paguyuban Pramuwisata Songgoriti, Hariono Jenot. Diungkapkan Hariono, menurutnya akan lebih baik jika rencana membuat aplikasi, dikembangkan dengan membuat inovasi agar wisata di Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, bisa ramai. Sehingga, sejumlah tempat wisata bisa kembali dikenal dan ramai seperti dahulu.
“Kalau ingin memulihkan Songgoriti, kami buka tangan dan persilahkan biar ramai lagi. Dengan ramainya Songgoriti, otomatis pendapatan Kota Batu, juga akan ramai. Kalau bisa, kembali seperti dahulu atau bagaimana caranya wali kota bisa membuat ramai tempat wisatanya,” terang Hariono, Senin (20/02/2023) sore.
Baca Juga :
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
Dengan adanya aplikasi, ujarnya, dikhawatirkan pendapatan pramuwisata akan berkurang. “Kalau memang ingin aplikasi, maka jangan ikut paguyuban. Kasihan yang cari pelanggan, karena sepi. Kami berangkat mulai 07.00 sampai 14.00 WIB, terus sorenya kerja lagi sampai pukul 00.00 WIB. Itupun, kadang pulang nggak bawa uang,” ujarnya.
Mengenai rencana aplikasi, Hariono mengatakan, tidak menjamin bahwa semua warga bisa mengoperasikan ponselnya. Apabila, menggunakan sistem aplikasi seperti pemesanan penginapan yang sudah ada. Belum lagi, pendapatan masih akan dipotong. Sehingga, keuntungan lebih masih didapat oleh aplikasi tersebut.
Oleh sebab itu, dirinya berharap, soal aplikasi lebih baik dibicarakan dahulu dengan Paguyuban Pramuwisata dan Paguyuban Villa. “Kalau menurut saya, tidak perlu aplikasi. Ini harus dibicarakan dahulu. Bagi saya, yang penting warga Songgoriti nyaman dan aman. Dari pada aplikasi, sebenarnya Pemkot Batu berpikir bagaimana meramaikan Songgoriti, dengan membuat wahana wisata baru. Jadi, semakin banyak pengunjungnya,” tegasnya.
Sebagaimana diberitakan, pemerintah Kota Batu berencana atau mewacanakan pembuatan aplikasi, untuk mendukung pendapatan sejumlah villa di Songgoriti. Sehingga, penyedia jasa villa, tidak harus standby di kawasan Songgoriti. (put/sit)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















