Kabar Desa
Produksi Padi Mampu Tembus di Angka 1.800 Ton, Desa Pendem Jadi Lumbung Pangan Kota Batu

Memontum Kota Batu – Perhatian lebih diberikan kepada Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Itu karena, desa tersebut dioptimalkan sebagai lumbung pangan, dimana selama kurun waktu setahun mampu menghasilkan produksi hingga 1.800 ton padi.
Disampaikan Kepala Desa Pendem, Tri Wahyono Efendi, bahwa luasan lahan pertanian padi di desanya saat ini mencapai 180 hektar. “Dari luasan itu, menghasilkan panenan sebesar 6 hingga 7 ton untuk perhektarnya. Sementara dalam setahun, dilakukan dua kali panen,” terangnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (07/03/2023) tadi.
Mengenai hasil panen yang bagus, tambahnya, sebenarnya juga berpengaruh dengan cuaca. Apabila saat musim kemarau, kualitas padi lebih berbobot dibandingkan pada musim hujan. Sedangkan untuk besaran hasil panen padi, bila diakumulasikan dengan luasan 180 hektar dikalikan dengan rata-rata hasil panen 5 ton selama setahun atau dua kali panen, maka menghasilkan 1.800 ton pertahunnya.
“Saya kira, bisa diakumulasikan secara hitungan. Luasan 180 hektar, diambil rata-rata 5 ton dua kali panen dalam setahun. Ini menjadi 1.800 ton per tahunnya,” jelasnya.
Baca juga :
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
Mengenai luasan yang disebutkannya tersebut, ujarnya, selama ini masih belum ada perubahan atau tetap 180 hektar. Sementara, selama ini kebutuhan petani dalam penggunaan lahan tidak banyak. Dalam pengertian, masih belum ada pengurangan lahan. Jumlah petani padi dan penggarapnya mencapai 400 sampai 600 orang.
Oleh sebab itu, tegasnya, dengan diplotnya Desa Pendem sebagai lumbung pangan Kota Batu. Maka Pemkot Batu melalu Dinas Pertanian, selalu inten berinovasi memberikan bentuk pengarahan supaya produktivitas tanaman padi lebih meningkat.
“Harapan saya, karena Desa Pendem ini sudah di plot sebagai lumbung pangan Kota Batu, maka pemerintah melalui dinas pertanian selalu inten. Artinya, bagaimana memberikan bentuk untuk mengarahkan upaya meningkatkan produktivitas tanaman padi di Desa Pandem,” paparnya.
Sekedar diketahui, sebagai bentuk pemberdayaan petani dari Dinas Pertanian Kota Batu, memberikan bantuan ke Kelompok Tani Dusun Sekarputih tahun 2022 berupa 40 biji mesin kompres, ditambah 1 unit Handtractor serta 1 unit Cultifator. Untuk luasan lahan, terbagi di Dusun Sekarputih 55 hektar, Caru 50 hektar, Mojorejo 35 hektar, Pendem 35 hektar dan Ksatrian 5 hektar. (put/sit)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















