Kota Batu
Pj Wali Kota Batu bersama Dinsos Salurkan Bansos Inflasi untuk Lansia di Dua Desa di Bumiaji

Memontum Kota Batu – Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, dengan didampingi Kepala Dinas Sosial, Camat Bumiaji, Kepala Desa Sumbergondo dan Bulukerto, memantau penyaluran Bansos Bantuan Langsung Tunai (BLT) Inflasi, Senin (08/05/2023) tadi. Bansos ini, khusus diberikan untuk Lanjut usia (Lansia) di Desa Sumbergondo dan Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dengan nominal sebesar Rp 500 ribu dan terhitung mulai Januari sampai Maret 2023 dengan jumlah total sebesar Rp 1,5 juta.
“Jadi, hari ini saya selain mendatangi kantor desa untuk melihat langsung penyaluran Bansos BLT, juga langsung mendatangi rumah Lansia yang berhak menerima bantuan itu. Karena, ada beberapa Lansia yang tidak bisa hadir ke kantor desa. Bantuan insentif, ini diberikan sebesar Rp 500 ribu kali tiga bulan mulai Januari sampai Maret tahun ini yang jumlahnya Rp 1,5 juta,” terangnya, saat berada di Desa Sumbergondo.
BLT ini disalurkan, tambahnya, untuk mengendalikan inflasi yang terjadi selama ini. “Yang jelas, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Lansia yang menerima insentif ini adalah yang terdampak kondisi ekonomi saat ini,” jelasnya.
Baca juga:
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Ririk Mashuri, mengatakan pemberian insentif ini sebenarnya tidak hanya Lansia saja yang berhak, tetapi juga difabel. “Sebenarnya, yang menerima Bansos BLT berupa insentif ini bukan hanya Lansia saja tetapi juga difabel meskipun jumlahnya sedikit,” tuturnya.
Penerimaan Bansos BLT Inflasi di Desa Bulukerto diantaranya Lansia sebanyak 5 orang dan difabel 2 orang. Kemudian di Desa Sumbergondo, Lansianya sebanyak 15 orang dan difabel tidak ada. “Jadi, setiap KPM menerima Rp 1,5 juta. Tentunya, insentif ini adalah program untuk menjamin kesejahteraan Lansia dan difabel di Kota Batu,” jelasnya. (put/gie)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















