Kota Batu
420 Pelaku Usaha di Kota Batu Siap Naik Kelas

Memontum Kota Batu – Pesatnya sektor pariwisata di Kota Batu, memberikan dampak tumbuh kembangnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, Eko Suhartono, menyebutkan bahwa berdasarkan menjamurnya UMKM, kini sebanyak 420 pelaku usaha siap naik kelas. “Kami mencatat untuk pelaku usaha yang yang mampu naik kelas berdasar izin dan perluasan pemasaran masih sekitar 675 pelaku usaha di tahun 2021. Kemudian di tahun 2022 Diskumdag mencatat ada sekitar 420 pelaku usaha naik kelas,” jelas Eko, saat dihubungi via ponselnya, Selasa (14/02/2023) tadi.
Mayoritas pelaku usaha yang naik kelas, jelasnya, yaitu dari mikro ke kecil. Sedangkan, kriteria tersebut mengacu dari Peraturan Pemerintah (PP) nomor 7 tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Baca juga :
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
“Mengacu PP tersebut, kegiatan dari kriteria modal untuk usaha mikro memiliki modal usaha paling banyak Rp 1 miliar. Kemudian untuk usaha kecil dengan modal usaha mulai Rp 1 hingga 5 miliar. Sedangkan usaha menengah dengan modal usaha mulai Rp 5 hingga 10 miliar,” bebernya.
Oleh sebab itu, Eko menegaskan, dinasnya terus berupaya agar pelaku usaha di Kota Batu bisa naik kelas. Karena, selama ini masih banyak pelaku usaha yang belum berhasil naik kelas. “Kendala yang sering terjadi di lapangan itu, mulai segi perijinan karena sistem online yang sering down,” terangnya.
Tercatat, tahun 2021 ada 24.879 pelaku UMKM, khususnya usaha mikro. Kemudian, di tahun 2022 setelah pemerintah memastikan pandemi Covid-19, kenaikan pelaku usaha mikro bertambah menjadi 23.296. Pertambahan usaha mikro ini lebih banyak di sektor makanan ringan, karena bahan baku yang mudah didapat dan pemasaran bisa dikendalikan. (put/sit)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















