Hukum & Kriminal
Korban Ledakan di Home Industri Keramik Kota Batu Dikenal Warga sebagai Pembuat Sumbu Mercon
Memontum Kota Batu – Teka-teki siapa identitas pria yang menjadi korban ledakan di Home Industri Keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya mulai terurai. Lokasi yang diduga digunakan sebagai produksi mercon itu, teridentifikasi bahwa yang menjadi korban ledakan hingga mengalami luka bakar sampai 70 persen, adalah Waluyo (25), warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Nama itu disebut warga, karena titik ledakan berada di bangunan yang disewa korban atau masih dalam satu areal home industri.
Sementara warga, sesaat usai kejadian juga sempat mendatangi lokasi. Termasuk, memberikan pertolongan dan tidak asing dengan korban.
Seperti diceritakan salah seorang warga setempat, Basori, yang menjelaskan korban ledakan tersebut adalah atas nama Waluyo (25), warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Korban sendiri, memang sudah dikenal sebagai pembuat sumbu mercon.
“Korban ledakan itu bukan pengrajin keramik. Tetapi, korban ini tinggal di rumah kontrakannya milik Pak Suatmaji. Sementara pekerjaannya, itu membuat sumbu petasan,” terangnya, saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Rabu (21/06/2023) malam.
Korban ledakan, tambahnya, selama kontrak di rumah tersebut tidak pernah bergaul dengan warga. Ini disebabkan, karena korban tersebut pulangnya ke kontrakan pagi.
“Jadi, rumah itu hanya digunakan untuk produksi sumbu petasan saja,” imbuh Basori.
Baca juga :
Saat kejadian ledakan, jelasnya, berlangsung sekitar pukul 13.00. Saat itu, dirinya sedang menyirami bunga depan rumah. Begitu dengar bunyi ledakan, dirinya langsung lari ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban.
“Ledakan pertama sangat keras, sampai rumah saya bergetar. Dan, ini juga didengar sampai Dusun Gangsiran, Desa Tlekung atau sekitar 5 kilometer dari sini. Saat kejadian, saya masuk rumah matikan api dan keluarkan sepeda motor korban. Korban yang kondisinya luka parah, sempat keluar menyelamatkan diri lalu menyiram air di sekujur tubuhnya sendiri,” jelasnya.
Dengan kondisi menahan sakit, imbuhnya, korban berteriak meminta tolong. “Dia kemudian dibawa ambulan ke Puskesmas dan dibawa ke RSSA lalu kabar terakhir di RS Universitas Muhamadiyah,” urainya.
Sementara itu, salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, mengatakan dalam lokasi ledakan ditemukan dua karung petasan ukuran besar yang sudah jadi. “Tadi, kami temukan dua karung petasan ukuran besar yang sudah jadi di dalam rumah itu,” ujarnya.
Diketahui, sekitar pukul 17.00, Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Labfor sudah tiba di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Sedangkan, hingga malam ini olah TKP tersebut belum usai. (put/gie)
- Pemerintahan5 tahun
Fraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
- Pemerintahan5 tahun
Usai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
- Pemerintahan5 tahun
Batu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
- Hukum & Kriminal5 tahun
Rugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
- Pemerintahan5 tahun
Pasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
- Berita4 tahun
JTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
- Berita5 tahun
Pendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
- Berita5 tahun
Warga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit