Pemerintahan
APBD Kota Batu Tahun 2020 Terancam Turun

Memontum Kota Batu – Rancangan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Batu pada tahun 2020 terancam turun. Hal ini di sampaikan oleh H. M DidiK Subiyanto SH anggota DPRD Kota Batu ketika dikonfirmasi oleh memontum.com Minggu (3/11/2019).
“APBD tahun depan turun dari Rp 1 trilyun lebih menjadi sekitar Rp. 950 milyar,” ungkap kaji Biyanto sapaan akrabnya. Ia juga menjelaskan turunnya Rencana APBD ini dikarenakan kurangnya serapan anggaran pada setiap program di jajaran Pemkot Batu.
Ia menambahkan penurunan Rencana APBD juga dikarenakan SILPA (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) yang mencapai Rp. 271 Milyar. Selain itu permasalahan yang lain seperti, terkait IMB masih banyak di temukan Bangunan yang belum mengantongi ijin, tiba-tiba sudah berdiri. Masalah parkir yang patut diduga ada kebocoran dan pajak hotel, hiburan dan restoran yang tak berimbang dengan tingkat kunjungan wisata yang selalu meningkat setiap tahunnya.
“Tidak hanya itu saja, di Kota Batu juga mulai banyak bangunan tak berizin. Ditambah dengan retribusi parkir dan pajak yang membengkak baik dari hotel maupun dari restoran,” terang kaji Biyanto. Oleh sebab itu Besok (4/11/2019) pada rapat paripurna pelemparan rancangan APBD juga akan membahas evaluasi serapan dari Pemkot Batu. (bir/yan)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















