SEKITAR KITA
BPBD Malang Langsung Tinjau dan Inventarisir Kerusakan Gempa, Blitar Disebut-sebut Lumayan Parah

Memontum Malang – Gerak cepat dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menyikapi terjadinya gempa 6,7 SR pada Sabtu siang, yang berlangsung di 90 Km Barat Daya Kabupaten Malang dan 95 Km Tenggara Kabupaten Blitar.
Seperti BPBD Kabupaten Malang, langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan ke wilayah Malang Selatan.
Baca juga:
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
Kawasan itu menjadi bidikan BPBD, karena merupakan wilayah terdekat dari pusat gempa yang berada di kedalaman 25 kilometer. Meski pun, untuk potensi tsunami, sudah diinformasikan tidak berpotensi.
“Ini sementara kita masih turun lapangan untuk memastikan (terjadinya kerusakan dampak gempa, red). Semoga saja, semua aman,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bagyo Setiono.
Hal serupa, pun dilakukan Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Pihaknya, untuk sementara masih belum menerima laporan kerusakan maupun korban akibat gempa yang baru saja terjadi.
“Untuk wilayah Kota Malang, sementara belum ada laporan yang masuk ke BPBD. Entah itu kerusakan rumah, maupun korban jiwa akibat gempa yang baru saja terasa,” kata Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Cornelia Selvyana Ayoe.
Sebagaimana diberitakan, gempa yang berlangsung cukup lama, atau sekitar satu menit itu, tidak hanya dirasakan oleh warga Malang Raya. Namun, seperti Blitar, Pasuruan, Lumajang dan Probolinggo, pun turut merasakan dampak dari getaran itu.
Bahkan, beredar kabar di Medsos, wilayah Blitar atau Desa Panggungrejo, juga terdampak gempa tersebut.
Termasuk, dari Medsos yang beredar dan masih dilakukan pengecekan, wilayah Kota Batu, pun juga terdampak. (mus/sit)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















