Kota Batu
Minimalisir Penunggak Pajak, Pemkot Batu Bentuk Tim untuk Wajib Pajak

Memontum Kota Batu – Pemkot Batu segera bentuk tim bagi wajib pajak (WP) yang berpotensi menunggak. Ini dilakukan, karena dari target 2023 untuk perolehan pendapatan sebesar Rp 250 miliar, ternyata pendapatan hanya mampu mencapai Rp 201 miliar.
Disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, bahwa sebenarnya dari kurun waktu berjalan tahun 2023, ini masih ada kesempatan untuk review kembali. Artinya, bagaimana upaya untuk meningkatkan PAD yang belum memenuhi target.
“Untuk memenuhi supaya PAD ini meningkat sesuai target, kita masih ada kesempatan review kembali. Ini perlu dikaji lagi, untuk sektor pajak bagi tempat wisata, restauran juga hotel,” jelas Pj Wali Kota Aries, saat ditemui awak media usai Musrenbang Kota Batu 2023 di sebuah hotel Kota Batu, Rabu (08/03/2023) tadi.
Dan upaya lain yang ditempuh untuk meningkatkan pendapatan daerah, paparnya, segera dibentuk tim. Dimana, tim yang diketuai Bappenda, bertugas melihat dan merekapitulasi WP yang masih menunggak atau yang memang belum membayar pajak.
“Kita nanti ada tim yang mungkin nanti diketuai Bappenda. Ini, untuk melihat dan merekapitulasi WP mana saja yang potensinya masih menunggak. Atau, masih belum membayar pajak secara maksimal,” terangnya.
Baca juga :
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
Bahkan, ujarnya, dalam pembentukan tim tersebut, DPRD Kota Batu menyarankan untuk turun ke lapangan. Tujuannya, untuk mendeteksi secara langsung seberapa besar potensi yang masih bisa digarap dari sektor pajak. Untuk, memenuhi peningkatan PAD.
“DPRD Kota Batu juga menyarankan, bahwa tim ini akan bersama turun ke lapangan melihat secara langsung. Mendeteksi dan mengkaji secara langsung. Sehingga, nantinya kelihatan berapa potensi yang bisa digarap dari sektor pajak untuk peningkatan PAD,” tegas Aries.
Secara terpisah, Ketua II DPRD Kota Batu, Heli Suyanto, mengatakan sebagai pengawas akan membantu tim yang dibentuk oleh Pemkot Batu. “Yang jelas, kita sebagai pengawas membantu teman-teman tim menindaklanjuti programnya. Ketika mendatangi WP, membutuhkan dukungan politis,” terangnya.
Namun demikian, tegas Heli, akan lebih bagus bila pihak anggota dewan juga dimasukkan dalam tim. “Kita sebagai anggota dewan kalau memang itu dimasukkan tim akan bersyukur. Tapi, secara otomatis mendukung. Supaya, ini juga nanti dideteksi sampai seberapa besar biar pajak terpenuhi. Karena, kalau potensi pajak dimaksimalkan maka akan capai target pendapatan,” paparnya. (put/sit)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















