Kota Batu
PPDB Kota Batu Tanggung Jawab Siapa? Kadis Cuti, Sekretaris Menolak Dikonfirmasi, Pejabat Lain Acuh

Memontum Kota Batu – Miris, begitulah perjalanan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Batu. Sejumlah pejabat dinas pendidikan yang harusnya standby dalam mengantisipasi segala persoalan, nyata justru berbalik 360 derajat.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Batu, misalkan. Diperoleh kabar, bahwa yang bersangkutan cuti sejak hari ini atau Senin (27/06/2022) sampai sepuluh hari ke depan. Keterangan itu, disampaikan receptionis dinas saat awak media hendak meminta konfirmasi terkait pelaksanaan PPDB yang memunculkan sejumlah keluhan.
“Maaf, hari ini ibu Kepala Dinas sedang cuti dan pejabat yang lain sedang ada rapat,” ujarnya singkat.
Beberapa saat setelahnya atau rapat, akhirnya keluar Sekretaris Dindik, Yayat Supriatna. Awak media yang langsung menghampiri untuk meminta konfirmasi Yayat, justru yang bersangkutan langsung nyelonong pergi sambil mengatakan, dirinya tidak memiliki wewenang.
“Maaf, saya tidak berwenang untuk itu (menjawab, red),” ujarnya sambil berlalu.
Baca juga :
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
Sementara itu, di belakang sekretaris, yang menyusul kemudian Kabid Pendidikan, Hariadi, juga enggan memberikan komentar. Kepada wartawan, Hariadi menjanjikan wawancara setelah rapat selesai.
Lalu, Yayat yang tadi keluar ruangan saat kembali, pun tampak ingin menghindari wartawan dengan masuk lewat pintu yang lain. Namun, wartawan yang mengetahui segera mengejar dan berusaha mewawancarai. Hanya saja, Yayat segera menutup pintu tapi wartawan berhasil mendapatinya sambil menegur Yayat.
“Sampeyan itu pejabat, harusnya bisa menerima kami dan tidak berusaha lari,” ujar seorang awak media.
Siapa sangka teguran itu juga direspon Yayat, seraya menyampaikan bahwa dirinya tidak tahu-menahu tentang PPDB. “Karena saya tidak ikut terlibat (PPDB, red), coba tanya ke Kabid Pendidikan saja,” ucapnya sambil menutup pintu. (bir/sit)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















