Kota Batu
Tingkatkan Perekonomian Sopir Angkot Kota Batu, Dishub Sulap Angkot Jadi Transportasi Khusus Pariwisata

Memontum Kota Batu – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu memprogramkan tranportasi khusus bagi wisatawan. Rencana ini, merupakan upaya meningkatkan perekonomian dengan menjaga eksistensi para sopir angkutan kota (Angkot) di Kota Batu, agar tidak kehilangan mata pencahariannya.
Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Umum Dishub Kota Batu, Chilman Suaidi, mengatakan bahwa program transportasi khusus itu nantinya berupa modifikasi mobil Angkot yang mirip seperti suttle. “Transportasi pariwisata ini dibuat dengan memodifikasi mobil Angkot. Sehingga, mirip seperti kendaraan suttle. Ini nanti menjadi tranportasi untuk mengangkut wisatawan menuju tempat tujuan destinasi wisata dan desa-desa,” terang Chilman, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/03/2023) tadi.
Keberadaan transportasi ini, tambahnya, akan memberikan peluang kepada sopir Angkot. Bahkan, saat ini progresnya dalam tahap kepengurusan izin.
Dijelaskannya, bahwa izin mengenai ini sudah masuk ke Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Termasuk, perbaikan surat keterangan dari Polres Batu, terkait surat kendaraan Angkot yang dimodifikasi menjadi suttle tersebut.
Baca juga :
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
“Jadi, berkas-berkasnya sudah selesai dan lolos verifikasi. Kami tinggal menunggu informasi lebih lanjut dari pihak kementerian,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretariat Organda Kota Batu, Totok, menyebutkan jumlah Angkot yang ada di Kota Batu mencapai 250 unit. Bahkan, kondisi unit dari kendaraan tersebut status surat-suratnya hidup. Sedangkan untuk mengurangi kemacetan, sudah disediakan 200 unit kendaraan untuk suttle.
“Kami memang berharap, kepada industri pariwisata memberikan peluang untuk mengangkut wisatawan menuju ke tempat destinasi wisata. Supaya, kami bisa bertahan. Karena, kondisi Angkot saat ini di Kota Batu sangat sepi,” ujarnya.
Sekedar diketahui, awal program ini sudah dipersiapkan 12 unit tranportasi pariwisata plus dua unit cadangan yang siap beroperasi. (put/gie)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















