Kota Batu
Tunggu Akreditasi Kementerian Perhubungan, Balai Uji Kir Kota Batu Segera Beroperasi

Memontum Kota Batu – Balai Uji Kir atau Unit Pelayanan Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) Kota Batu, yang dibangun di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo dan diresmikan pada 22 Desember 2022 lalu, segera beroperasi setelah mendapatkan akreditasi dari Kementerian Perhubungan. Sedangkan untuk uji kendaraan, ditargetkan dalam sehari mencapai 30 unit perharinya.
Disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Imam Suryono, sebenarnya dari pembangunan pelayanan uji kir tersebut sudah memenuhi persyaratan. Namun, untuk operasinya balai pelayanan itu, masih menunggu akreditasi dari Kementerian Perhubungan.
“Kalau persyaratan semua sudah memenuhi. Tetapi, untuk operasinya masih menunggu akreditasi dari Kementerian Perhubungan. Dimana, nanti ditentukan tipe apa yang didapat dari balai uji kir kita,” terang Imam, saat ditemui usai Musrenbang Kota Batu 2023 di sebuah hotel Kota Batu, Rabu (08/03/2023) tadi.
Baca juga :
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
Teknis pelaksanaan uji kir unit kendaraan, tambahnya, menggunakan sistem digital. Kendaraan masuk yang diatur dengan sistem Drive Thru. Dimana, nantinya dengan kecepatan waktu ditargetkan dalam sehari melayani 30 unit kendaraan.
“Ini nanti, kita memakai sistem digital. Kendaraan masuk diatur dengan sistem Drive Thru. Sehingga, ditargetkan 30 unit kendaraan dalam sehari kita harus bisa melayani. Dan, tanpa pembatasan wilayah,” jelasnya.
Sekedar diketahui, Dishub Kota Batu menargetkan Balai Uji KIR bakal menyumbang Rp 1,5 miliar setiap tahun. Selama ini, angkutan umum di Kota Batu, melakukan pengujian kendaraan harus ke Kota Malang maupun Kabupaten Malang. Hal ini, mengakibatkan biaya Uji KIR bagi warga Kota Batu, semakin tinggi dan membuang banyak waktu.
Proyek Balai Uji KIR ini, dikerjakan oleh pihak ketiga yakni PT Mandiri Langgeng Gemilang asal Desa Pandanrejo, Kota Batu, dengan harga kontrak Rp 3,8 miliar. Kontrak tersebut lebih rendah dari Pagu lelang sebesar Rp 4,5 miliar. (put/sit)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















