Pemerintahan
Kunjungan ke Dusun Kekep Menjadi Agenda Terakhir Silaturahmi Ramadhan Pemkot Batu

Memontum Kota Batu – Hari terakhir agenda Silaturahmi Ramadhan. Wali Kota Batu kunjungi Masjid Nur Aisyiah Dusun Kekep, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jumat (07/05) sore.
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, bersama Forkompimda Kota Batu hadir saat pelaksanaan Silaturahmi Ramadhan di Dusun Kekep. Dirinya mengatakan, ibadah puasa telah memasuki hari ke-26.
Baca juga:
- Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan
- Sukses Taklukan Gunung Bokong, Siswa SDN Ngaglik 1 Batu Bakal Taklukkan Gunung Buthak
- Kawal Gugatan Sengketa Tanah Lapangan Desa, Puluhan Warga Sumberejo Kota Batu Datangi PN
- Peras Pengasuh Ponpes Atas Dugaan Asusila, Oknum Wartawan dan Aktivis Perlindungan Anak Kota Batu Ditangkap
- Bus Wisata Maut Asal Bali yang Regut 4 Nyawa di Kota Batu Teridentifikasi Tak Layak Jalan
“Saya berharap masyarakat Kota Batu sehat semua dan tetap disiplin menjalankan standar protokol kesehatan,” kata Dewanti saat memberikan sambutan.
Dirinya mengatakan, jika saat ini protokol kesehatan sangat penting seiring dengan banyaknya pekerja migran yang mulai berdatangan ke Indonesia. Menurutnya, Kota Batu terdapat 5 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Batu yang telah tiba ke tanah air.
Laporan terbaru per 7 Mei, satu PMI Kota Batu asal Kelurahan Ngaglik, Kota Batu tiba di Indonesia. Begitu tiba, PMI perempuan berusia 60 tahun itu menjalani karantina selama dua hari di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Saat ini Pemkot Batu melalui instansi lintas sektor melakukan penjemputan kepada perempuan yang bekerja di Malaysia itu.
“Semuanya sehat. Meski begitu mereka tidak boleh kumpul keluarga dulu. Harus karantina hingga ada hasil swab-nya. Kalau negatif mereka baru bisa kumpul keluarga. Bukannya mempersulit ketemu keluarga tapi demi kesehatan bersama,” urai Dewanti.
Dewanti berpesan kepada masyarakat untuk tak larut dalam euforia ketika lebaran tiba. Sehingga mengabaikan protokol kesehatan.
Ia menyarankan agar masyarakat melaksanakan Shalat Idul Fitri di rumahnya masing-masing. Apalagi, menurutnya, saat ini virus bermutasi menjadi varian baru dengan tingkatan yang lebih ganas dari sebelumnya.
“Tetap patuhi prokes karena virus masih ada. Apalagi ada varian baru yang lebih ganas dari India maupun Eropa. Kata ilmu kedokteran, virus ini bukan lagi menyerang saluran pernafasan. Tapi juga, menyerang otak dan sistem pencernaan,” ucap Dewanti.
Pada agenda silaturahmi Ramadhan yang terakhir ini bagian Kesra Setda Kota Batu memberikan santunan kepada 48 anak yatim dan 65 kaum Dhuafa. (bir/ed2/adv)

Pemerintahan7 tahunFraksi PKB dan Gerindra Sepakat APBD 2020 Tetap di Kisaran Rp 1 Triliun Lebih dengan Mendongkrak Peningkatan PAD Kota Batu
Pemerintahan6 tahunUsai Hadiri Pemakaman Saudara di Pujon, Puluhan Warga Sumberejo Jalani Screening
Pemerintahan6 tahunBatu Paradise Factory Outlet Masih Bandel Buka, Meski Sudah Dapat Teguran
Hukum & Kriminal6 tahunRugikan Nasabah, Koperasi Delta Pratama Dilabrak Pemuda Pancasila
Pemerintahan6 tahunPasar Batu Berpotensi Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19
Berita6 tahunJTP Group Bangun Batu Love Garden Ajak Partisipasi Warga Sekitar
Berita6 tahunPendaki Gunung Buthak Ditemukan Tewas, Lari Dari Rombongan Diduga Kesurupan
Berita6 tahunWarga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit















